Anak SMK Negeri 2 Jepara Gelar Aksi Cinta Damai & Tolak Demo Anarkis

Pelajar dari SMK Negeri 2 Jepara menggelar aksi cinta damai serta menolak demo dan tindakan anarkis. Kegiatan tersebut juga diisi dengan bakti sosial kepada pelajar kurang mampu dan warga sekitar yang terdampak COVID-19. Kegiatan dilakukan di halaman sekolah.

Ketua OSIS SMK Negeri 2 Jepara, mengatakan kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari pelajar SMK Negeri 2 Jepara. Tujuannya untuk menunjukkan bahwa demo-demo yang lagi marak.

“Kami pelajar yang sadar akan hal tersebut salah, mencanangkan membuat suatu gebrakan untuk mengenalkan siswa-siswi SMK Negeri 2 Jepara itu bisa menyampaikan pendapat dan aspirasinya dengan cara yang lebih demokratis, benar, dan tidak anarkis seperti yang marak seperti saat ini,” dalam keterangannya.

Ketua Osis berharap pelajar saat ini harus lebih bijak lagi dalam memilih tempat untuk menjajakan pendapat. Apalagi pelajar SMK masih berada di bawah lindungan dan naungan Komisi Perlindungan Anak sehingga harus lebih berhati-hati.

“Demo saat ini belum menjadi kewajiban dari siswa-siswi SMK. Kita masih memiliki banyak tempat untuk menyalurkan aspirasi, seperti melalui esai atau blog. Demo itu sendiri juga selain kita tidak boleh juga berbahaya bagi siswa-siswi SMK,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Jeparag, Muh Zainudin Azis mendukung aksi yang diinisiasi oleh pelajar tersebut. Menurutnya, kegiatan itu terjadi karena mereka melihat kondisi di mana ada pelajar yang ikut demo beberapa waktu lalu.

“Kami hanya memfasilitasi tempat, semua dari anak-anak. Demo bagi pelajar itu belum saatnya dan masih ada cara yang lebih bagus untuk menyampaikan aspirasi. Mereka ini luar biasa dan saya berharap sekolah lain mempunyai semangat yang sama. Ternyata anak-anak ini juga punya data orang-orang terdampak COVID-19 yang memerlukan bantuan,” katanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *